OGANILIR KritisIndonesia.COM,- Minggu (4/7) sekitar jam 15.00 Wib Kapolsek Pemulutan beserta anggota membubarkan acara tasyakuran marhabah dan aqiqah yang melanggar protokol kesehatan covid-19 di desa pulau negara kecamatan pemulutan barat.

Kapolsek Pemulutan Iptu Iklil Alanuari mengatakan, benar kita kemarin membubarkan acara tasyakuran dan aqiqah, dikediaman Meri Gunawan (34) desa pulau negara kecamatan pemulutan barat.”jelasnya”.

Lanjutnya menjelaskan,acara Tasyakuran Marhaban dan Aqiqah tersebut telah mendapatkan Surat Izin dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kab. Ogan Ilir, namun untuk hiburan Orgen Tunggal izin acaranya tidak ada. Dan saat pelaksanaan acara tersebut tamu/massa yang datang melebihi 50% dari kapasitas lokasi acara serta tidak menjaga jarak (Berkerumun) dan melanggar Prokes Covid 19.

Dalam acara tersebut kita mengamankan 1 orang bernama Hermansyah Bin Rasyid (48) pekerjaan Penjaga Sekolah beralamat di desa Sungai Lebung Ulu Kec.Pemulutan Selatan. Hermansyah Bin Rasyid tersebut membawa, memiliki, menyimpan dan menguasai sajam jenis pisau yang bukan profesinya sesuai dengan UU Darurat No. 12 Thn 1951.Selain itu juga kita mengamankan minuman keras sebanyak lima botol merk anggur merah dan empat botol merk newport serta tiga botol merk mansion.

Dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan masyarakat umum, tak jemu jemu Kapolsek Pemulutan  memberikan himbauan terkait Protokol Kesehatan Covid 19, dan apabila melanggar protokol kesehatan kami dari aparat kepolisian tidak segan segan untuk membubarkan acara tersebut, seperti hari minggu kami melakukan pembubaran acara Orgen Tunggal yg melanggar Prokes Covid 19 (kerumunan massa).”ungkapnya”(RilisPolres/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here