OGANILIR KritisIndonesia.COM,- Serikat Pemuda Dan Masyarakat Sumsel (SPM SUMSEL) Kembali beraksi menyuarakan keresahan masyarakat dan terpangil jiwa kami untuk ikut serta peduli terhadap Negeri dengan melakukan Kontrol Sosial yang berhubungan dengan Proses Pembangunan yang berasaskan Bersih Dan Transparansi di Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut Yovi Meitaha Koordinator Aksi saat diwawancara KritisIndonesia.com rabu (7/7) mengatakan, Pembangunan yang tepat guna dan tepat sasaran adalah cita cita keinginan Setiap Bangsa,.”ucapnya”.

Sinergisitas penyelenggara pembangunan dalam hal ini Pemerintahan dan Pihak Ketiga atau Rekanan Juga Bagian Terpenting Peran Sertanya Dalam Menunjang Pembangunan Ogan Ilir.

Hari ini SPM Sumsel gelar aksi di Kejaksaan OI dan langsung melaporkan 7 desa dalam ke camatan tanjung batu yang diduga ada penyelewengan penyelewengan dana, dan untuk desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu baru kami lakukan aksi di gedung DPRD OI dan dalam waktu dekat ini akan kami laporkan juga di kejaksaan ogan ilir.

Adapun 7 desa dalam Kecamatan Tanjung Batu tersebut adalah : 1.Desa Fajar Bulan, 2. Tanjung Baru Petai, 3.Tanjung Tambak, 4.Limbang Jaya, 5.Sentul, 6.Tanjung Atap, 7.Burai

Kami meminta Kepada Bupati Ogan Ilir Dan Ketua DPRD Ogan Ilir, dalam hal ini Komisi I DPRD Ogan Ilir, untuk segera merekomendasikan kepada Inspektorar untuk segera melakukan Investigasi dan Audit terkait realisasi pengunaan keuangan negera pada anggaran belanja bersumber dari APBN yakni Dana Desa Seri Bandung

Dugaan anggaran pada tahun 2020 yakni- Bantuan Langsung Tunai Senilai Rp. 190.800.000 Dan Rp. 95.400.000
– Pengadaan Masker Rp. 33.500.000
– Pengadaan Plat Duicer Rp. 8.400.300 – Belanja Penangulangan Dan Pencegahan Covid-19 Rp. 15.000.000 Dan Rp. 8.844.000 2. 
Demikianlah penyataan sikap kami dengan tegas “Mari Bersama Memantau Pembangunan Ogan Ilir dengan baik dan benar’jangan ada penyimpangan untuk memperkaya diri”.ungkap Yovi Meitaha”.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here