OGANILIR KritisIndonesia.COM,- Diahir rapat paripurna DPRD OI kemarin selasa(10/8) yang langsung dihadiri Bupati OI PWA, ada salah satu anggota DPRD dari Fraksi Golkar Sukarni menginstruksi kepada pimpinan sidang untuk menyampaikan temuan hasil reses kepada bupati bahwa SDN 6 Rantau Alai sangat menghawatirkan karna plafon Ruang Kelas Belajar (RKB)nya hampir rontok berjatuhan dilantai.

Menurut Sukarni anggota Komisi III yang juga dari Fraksi Partai Golkar saat diwawancara kritisindonesia.com diruang Komisi III mengungkapkan, temuan kami selama reses seminggu yang lalu mendapat hasil temuan SDN 6 Rantau Alai, artinya apa yang disampaikan oleh masyarakat kepala sekolah yang kami terima dilapangan tentu sangat menghawatirkan sekali terutama bangunan RKB (ruang kelas belajar) di SDN 6 Rantau Alai plafonnya hampir rontok berjatuhan dilantai.”ujar Sukarni.”

Lanjut Sukarni menjelaskan,saya sampaikan kepada bupati bahwa SDN 6 tersebut sangat menghawatirkan kalau bahasa dusun kami lah tunjang tunjangan, kalau tidak ditunjang pasti akan rontok plafon yang ada di ruang kelas belajar itu.

Kenapa saya sampaikan kepada bupati, ini supaya bupati tau dengan kondisi sekolah tersebut yang menghawatirkan itu. Sesuai dengan laporan kepala sekolah SDN 6 Rantau Alai Haryadi melaporkan kepada kami saat melakukan reses dan kami langsung melakukan kroschek dilokasi sekolah itu memang benar kondisinya sangat menghawatirkan sekali hususnya di plafon.

Hasil temuan kami reses tersebut sudah saya sampaikan kemaren pada bupati dan khususnya dinas terkait Dinas Pendidikan mereka sudah menerima laporan tersebut.
Usulan masuk di kami Fokir tahun 2019 itu sudah masuk di fokir aspirasi atau pokok pokok pikiran kami di tahun 2019.Tetapi terkendala oleh covid-19 ini, tentu banyak pekerjaan yang direkofusing atau dialihkan dana ketempat lain yang lebih urgenci.

Yang kami temukan tersebut pihak pemerintah sudah merespon dari fokir kami karna anggaran kabupaten ogan ilir banyak direkofusing untuk digunakan penanganan covid-19.

Kami berharap, saya atas nama masyarakat khususnya di dapil tiga berharap untuk merespon apa yang kami sampaikan di ruang rapat paripurna kemarin selasa (10/8) segera ditindaklanjuti karna ini menyangkut pendidikan anak anak kita khususnya di SDN 6 tersebut.

Apabila tidak ada tindaklanjutnya dari bupati kami sangat menghawatirkan nanti ada anak didik yang sedang belajar di ruang kelas tertsebut tertimpa plafon akan menjadi korban. Besar harapan kami dari dinas pendidikan untuk segera menurunkan tim untuk mengkroschek atas laporan kami ini.”ungkap Sukarni anggota Komisi III DPRD OI”.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here