OGANILIR KritisIndonesia.COM,- Kembali desa Sridalam kecamatan tanjungraja mengalami abrasi yang keduakalinya dengan panjang lebih kurang 300 Meter lebih panjang dari tahun sebelumnya dan akan mengancam rumah warga sepanjang jalan yang tergerus abrasi.

Menurut Ketua Komisi III DPRD OI Sukarni saat diwawancarai  KritisIndonesia.com selasa (25/10) mengatakan, ya kemaren saya bersama temen temen media sudah terjun kelapangan lokasi tempat abrasinya tanah di desa sridalam kecamatan tanjung raja.

Ya betul informasi sebelumnya saya dapatkan tersebut, dan saya langsung kelapangan untuk mengecek dan melihat kondisi tanah yang abrasi itu, mungkin abrasi tersebut disebabkan terlalu banyaknya curah hujan ya saat inikan dikita lagi musim hujan.

Abrasi didesa sridalam itu lanjutan dari tahun kemaren, karna tahun kemaren itu ada rumah salah satu anggota DPRD kita rumahnya sendiri kena longsor.”ucap sukarni”.

Lanjutnya mengatakan, kita selaku wakil rakyat harus proaktif menindaklanjuti informasi dari masyarakat apalagi ini termasuk bencana alam, setelah kami cek dan melihat langsung kondisi tanah yang abrasi tersebut akan kami teruskan kepemerintah daerah khususnya OPD yang terkait seperti Dinas PUPR selaku mitra kerja kami dan sudah kami komunikasikan langsung dengan Kepala Dinasnya dan langsung direspon kejadian bencana abrasi di desa sridalam tersebut.

Abrasi tersebut kami perkirakan lebih kurang 300 Meter lah dan kalau tahun kemaren lebih kurang 100-150 meter artinya ditahun ini bertambah panjang abrasinya dan lokasinya pun sama di desa sridalam kecamatan tanjung raja juga.

Untuk rumah warga sepengetahuan kami cuma satu rumah yang terkena abrasi tapi kalau ini dibiarkan bisa jadi rumah penduduk sepanjang jalan itu akan habis kena abrasi, yang jales jalan lingkungan desa sudah kena dampak dari abrasi dan berkemungkinan ini akan mengancam rumah warga yang ada di pinggir jalan itu.

Kami menghimbau kepada masyarakat desa sridalam harus tetap waspada dan hati hati jangan sampai terlena dan jangan sampai ada korban, apalagi ini musim hujan abrasi/tanah longsor pasti akan berlanjut dan sekali lagi kami menghimbau tetap hati hati dan waspada yang ditakuti tanah longsor dimalam hari saat sedang tertidur lelap.

Kami juga sempat menghitung rumah warga yang terancam kena abrasi lebih kurang 10-15 unit rumah.

Kemarin Kadis PUPR sudah saya hubungi melalui WhatsApp dan sangat merespon atas kejadian abrasi tersebut dan akan kita bahas bersama solusi  yang akan dilakukan dengan gerak cepat.

Kami berharap kedepan kepada pemerintah daerah dan OPD terkait kita sama sama mencari solusi terbaik untuk mengatasi abrasi ini, berharap kepada pemerintah pusat barangkali untuk pemerintahan kabupaten ogan ilir sendiri belum mampu untuk mengatasi secara maksimal karna dananya cukup besar. Yang jelas kita serahkan pada ahlinya Dinas PUPR untuk antisipasi lanjutannya.

Sekali lagi kami menghimbau kepada Dinas PUPR untuk segera mengecek turun kelapangan secepatnya agar bisa  langka apa yang harus diambil untuk mengatasi abrasi ini.”ungkap Ketua Komisi III DPRD OI”.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here