PALEMBANG KritisIndonesia.Com,- Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi terintegrasi KPK RI bertujuan untuk melihat sejauh mana rencana aksi yang sudah dijalankan dan sejauh mana progres yang dilakukan, serta faktor apa saja yang bisa menghambat pelaksanaannya pada tingkat Provinsi/kabupaten/kota di Sumsel.

Hal ini disampaikan Sekda H.Nasrun Umar pada saat mengikuti Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Tahun 2021 melaui video Conference yang diselenggarakan KPK RI bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (16/2)

Kita wajib dan harus mendukung Tim KPK untuk melakukan evaluasi program rencana aksi KPK guna mendorong penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang lebih transparan dan akuntabel.”ucapnya”.

Aksi pemberantasan korupsi terintegrasi ini merupakan sistem pelaporan melalui aplikasi MCP (Monitoring Centre for Prevention) Koordinasi supervisi pencegahan (Korsupgah) yang terdiri dari sektor seperti perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), kapabilitas aparat pengawas intern pemerintah (APIP), manajemen ASN dan dana desa dan optimalisasi pendapatan daerah serta manajemen aset daerah.

Pemprov Sumsel sangat mendukung sepenuhnya tim KPK RI untuk melakukan evaluasi sejauh mana program rencana aksi KPK yang telah kami laksanakan. Semoga program ini dapat mendorong penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih transparan dan akuntabel dapat terwujud.

Menurutnya, Aksi ini memberikan standar kepada pemerintah daerah dalam membangun suatu kerangka kerja untuk memahami elemen-elemen risiko korupsi berdasarkan sektor, wilayah atau instansi yang rentan terhadap korupsi.

Berdasarkan hasil verifikasi strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK) dan MCP (Monitoring Center for Prevention) KPK tahun 2020 dilaporkan bahwa realisasi capaian Progress Stranas PK Pemerintah Provinsi Sumsel sebesar 89,06% dan capaian MCP Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebesar 79,38%.”ungkap Sekda Prob Sumsel.” 

Koordinator Korsupgah KPK RI Wilayah IV Asep Rahman melaporkan progres pencegahan KPK di Sumsel dengan agenda diataranya capaian Sertifkasi Tanah Pemda & PT PLN (Persero), Penerbitan Aset, Penyerahan PSU, Pemanfaatan Aset Lapangan Golf Kenten, Pemanfaatan Tanah Eks Berhersterrein, Optimalisasi PBB KB Perairan, Host to Host BPHTB dan Whistleblowing System.

Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi terintegrasi KPK RI ini turut hadir Para Bupati dan Walikota se – Sumsel, Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah II , Yudiawan Wibisono,Kasatgas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah II, Nana Mulyana dan para Kepala OPD Prov. Sumsel.”(kominfoprov/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here