LOMBOKBARAT KritisIndonesia.com,- Gabungan Aksi Massa Gerakan Aktifis Lombok Barat memiliki Enam tuntutan untuk menuntut Dirut PTAM Giri menang nantinya saat Demo Besar besaran di Kantor Bupati Lombok Barat dengan mengumpulkan masa aksi sebanyak Seribu lima ratus lebih, hal tersebut di sampaikan oleh Asmuni Ketua pemuda peduli lingkungan dan sungai (PPLS) bertempat di Kebun Melon Taman Ayu Lombok Barat saat Konferensi Pers bersama Media.

Gabungan gerakan Aktifis Lombok Barat dan 6 sekawan mendesak bupati Lombok Barat untuk mendesak PTAM Giri Menang agar segera menyetorkan dividen sebesar 9 Miliar yang menjadi Hak PAD daerah kabupaten Lombok Barat.

bahwa ribuan massa aksi yang rencananya akan terjun pada senin besok meminta bupati segera melakukan audit indipenden PTAM Giri Menang,” jelas Korlap Aksi Asmuni selaku Ketua PPLS

Bukan hanya itu, dirinya akan menuntut
tarif air untuk warga lobar diturunkan dan meminta kejelasan retribusi sampah PTAM Giri Menang arahnya kemana.

Gabungan Aktivis Lombok Barat dan 6 Sekawan meminta bupati agar segera melakukan RUPS luar biasa untuk memecat Dirut PTAM Giri Menang sebagaimana usulan DPRD Lombok Barat.

Kami mendesak bupati lobar untuk segera melakukan RUPS, sebab 8 Fraksi DPRD Lombok Barat sudah mengusulkan pemecatan Dirut PTAM,”Tandasnya pada Jum’at 2 Juni 2023.

Sementara itu, selanjutnya meminta Bupati agar tarif air PTAM Giri Menang diturunkan karena sangat mencekik jika melihat kondisi masyarakat lombok barat.

Dan juga memperjelas Arah dan posisi CSR giri menang selama ini dana CSR PTAM Giri Menang kita tidak tau kemana saja arahnya, “tuturnya

Selain itu, ia meminta turunkan tarif air PTAM yang bersumber dari eksploitasi SDA milik daerah tapi mencekik akibat mahalnya tarif.

Meningkatnya angka kemiskinan di lobar diduga lantaran besarnya beban biaya salah satunya biaya air PTAM Giri Menang, dan perlu di ketahui gabungan 6 sekawan ini sudah mengirimkan surat pemberitahuan pada 27 Mei 2023. “Tutupnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here